Cara Membuat Jendela Aluminium Dengan Praktis

 

Penggunaan aluminium untuk jendela lebih ringan dibandingkan dengan yang berbahan kayu. Selain ringan juga tidak mudah berkarat seiring penggunaannya untuk jendela, sudah tentu akan terkontaminasi oleh air hujan. Sehingga bahan aluminium ini banyak diminati oleh masayarat luas. Jika anda ingin mencobanya sendiri untuk membuat jendela aluminium, coba perhatikan beberapa tahap berikut:

  1. Menentukan lokasi jendela. Tentukan dahulu penempatan jendela yang ingin anda pasang. Lokasi penempatan jendela akan mempengaruhi ukuran atau dimensinya juga. Karena jendela harus sering dibuka maka perhatikan juga sirkulasi udaranya. Lebih baik pilihlah posisi dimana sebagai tempat pergantian udara. Perhatikan apakah posisi tembok yang ingin anda pasang jendela tidak mengalami retak sehingga tembok kuat dan tidak mudah roboh.
  2. Setelah anda menetukan lokasi dinding, selanjutkan ukur dinding untuk penempatan jendela tersebut. Ukurlah menggunakan meteran rol agar lebih mudah. Ukuran normal suatu jendela adalah 80 cm x 40 cm, namun anda dapat membuat ukuran jendela sesuai dengan arsitektur rumah anda. Mengingat model yang disediakan oleh produsen sangat beragam, maka anda dapat memilih dengan leluasa.
  3. Persiapkan segala material yang dibutuhkan. Seperti kaca, aluminium, karet yang digunakan untuk menahan kaca, gergaji, penggaris, meteran roll dan juga penanda seperti pena atau pensil. Untuk melubangi jendela, diperlukan mesin bor agar memudahkan anda untuk mempercepat proses pelubangan tembok. Jika anda memiliki balita, jauhkan alat-alat pertukangan dari anak-anak karena akan membayakan.
  4. Setelah menentukan lokasi dan mempersiapkan material, mulailah dengan tahap pemotongan jendela aluminium. Potonglah ke dalam empat bagian berukuran standart 80 cm dan 40 cm dengan jumlah masing-masing dua buah. Haluskan bagian ujung-ujung aluminium agar tekstur tidak kasar
  5. Lalu sambung empat bagian tersebut menjadi satu kerangka jendela menggunakan sekrup dan penyambung aluminium yang dapat anda temukan di toko bangunan terdekat. Pada setiap ujung jendela pasangilah sealant untuk menghindari kerangka kendor. Cobalah letakan kerangka pada dinding agar dapat diketahui apakah kerangka sudah pas dengan lubang di dinding
  6. kemudian pasang kaca. Sebelumnya perhatikan dahulu ukuran kaca yang akan anda pasang. Agar ukuran lebih rapi, pesan saja di toko kaca dan anda tinggal memberikan ukuran yang pasti. Karena untuk memotong kaca harus memiliki keahlian khusus agar tidak mudah pecah
  7. Apabila kerangka jendela sudah jadi, maka pasanglah kaca yang sudah anda ukur dengan benar. Gunakan karet khusus kaca untuk melindungi ujung kaca dengan kerangka. Fungsi dari karet ini untuk mencegah kaca menjadi kendor atau goyang
  8. Tahap selanjutnya adalah memasang kusen. Ukuran lubang kusen perlu ditambahkan satu centimeter untuk tempaat sealent. Masukan kusen ke dalam lubang kusen dengan posisi yang kokoh. Aplikasikan semen untuk mengisi rongga antara dinding dengan kusen hingga rapat
  9. Setelah kusen sudah siap dan semen sudah kering, tahap berikutnya ialah peletakan jendela ke dalam kusen. Posisikan bagian atas jendela ke dalam kusen terlebih dahulu kemudian sisi bawah. Perhatikan tiap sisi dan ujung jendela apakah masih ada celah yang membuat posisi tidak stabil. Pasangi baut dan bracket-bracketnya.

Demikian tahap memasang jendela sendiri untuk rumah anda. Cukup mudah bukan? namun jika anda kerepotan untuk memasang sendiri, lebih baik meminta jasa pemasangan jendel untuk memasangnya. Biasanya pihak penjual jendela sudah menawarkan produknya berserta jasa pemasangan, sehingga anda tidak perlu repot untuk memasangnya sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *