Beras dan Sembako Kena PPN ( Pajak Pertambahan Nilai )

 

Pemerintah perlu mewaspadai lonjakan angka kemiskinan menyusul rencana otoritas fiskal mengenakan pungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk bahan pokok atau sembako. Rencana pengenaan PPN untuk kebutuhan pokok itu diakomodasi dalam Rancangan Undang-Undang tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). Resiko itu semakin besar sejalan dengan dihapuskannya sejumlah program bantuan sosial untuk kebutuhan pokok pada tahun ini dan tahun depan. Direktur Center of Economic and Law Studies menilai penerapan PPN untuk kebutuhan pokok yang tidak diimbangi dengan bantuan sosial bakal meningkatkan angka kemiskinan. Pasalnya bahan makanan menyumbang 73,8 persen dari total komponen garis kemiskinan. Sensitivitas harga makanan ke jumlah orang miskin perlu dicermati. Daya beli bisa langsung turun dan kontraproduktif dengan upaya mengurangi angka kemiskinan selama pandemi. pengenaan PPN secara otomatis akan mengerek harga jual barang kebutuhan pokok. Adapun kelompok yang paling terdampak dari kebijakan ini adalah masyarakat miskin. Pengenaan PPN secara otomatis akan mengerek harga jual barang kebutuhan pokok. Adapun kelompok yang paling terdampak dari kebijakan ini adalah masyarakat miskin.

Resiko lain yang juga perlu dicermati oleh pemerintah dalam menyusun kebijakan ini adalah adanya lonjakan inflasi kebutuhan pokok yang tidak terkendali. Dampaknya berisiko meningkatkan inflasi kebutuhan pokok. Barang kebutuhan pokok yang sebelumnya dikecualikan dari objek PPN kemudian dikenakan PPN harga akan bertambah mahal. Jika pemerintah bersikeras melaksanakan kebijakan PPN yang baru, maka pertumbuhan ekonomi pada tahun depan diperkirakan berkisar 2 persen—3 persen di bawah asumsi APBN yakni di atas 5 persen. Jika terealisasi, kebijakan fiskal ini kontradiktif dengan target-target pemerintah dalam menekan angka kemiskinan yang dipatok ke level 9,2 persen pada akhir tahun ini. Faktanya selama pandemi Covid-19 angka kemiskinan di Tanah Air melejit. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin pada September 2020 mencapai 27,55 juta jiwa atau meningkat 2,76 juta dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada periode September 2020, tingkat kemiskinan menjadi 10,19 persen atau meningkat 0,97 poin persentase (pp) dari 9,22 persen pada September 2019. Dampak pandemi mulai dirasakan pada kuartal I/2020 yaitu persentase penduduk miskin naik menjadi 9,78 persen atau naik 0,37 pp dibandingkan dengan Maret 2019.

Kami juga menyediakan berbagai macam pintu, seperti rolling door, folding gate, pintu harmonika, pintu sliding, dan berbagai macam pintu otomatis. Berminat dengan produk kami? Silakan kunjungi showroom kami untuk melihat produk kami lebih lanjut.

Berminat dengan produk kami? Silakan kunjungi showroom kami untuk melihat produk kami lebih lanjut.
Nirwana Group Yogyakarta – Pusat pintu industrial steel di Jogja, Solo, Semarang dan sekitarnya.
Alamat : Nirwana Folding Gate & Rolling Door

Bila Anda berada di daerah Semarang, Pekalongan, Pati dan sekitarnya silahkan kunjungi showroom kami di Nirwana Group Semarang.

nirwana-group-semarang

Serta kunjungi juga penyedia Produk Interior terbaik serta terlengkap di Yogyakarta dan Semarang :

Nirwana Deco Yogyakarta

Alamat : Jl. Gajah Mada No.53, Purwokinanti, Pakualaman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55112

Website : https://wallpapergordyn.com/

nirwana-deco-Yogyakarta-logo-rgb

Nirwana Deco Semarang

Alamat : Jl. Wolter Monginsidi No.789 A, Tlogosari Wetan, Kec. Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah 50196

Website : https://anekadeco.com/

nirwana deco semarang logo-rgb

Untuk update serta testimoni proyek pemasangan Folding Gate, Rolling Door, Pintu Lipat maupun Pintu Sliding anda bisa follow akun Instagram kami nirwana.grup.

nirwana-group-instagram

Anda juga bisa follow akun Instagram nirwanadeco untuk update info menarik serta testimoni pemasangan Interior seperti Wallpaper, Gordyn, Karpet Vinyl, HPL dan sebagainya. Agar anda dapat selalu mengikuti perkembangan update produk terbaru dari kami.

nirwana-deco-instagram

email :
tommy@nirwana.co
telp :
(0274) 586 187 ( Office / FAX )
081 779 1111 ( XL )
0877 3960 9878 ( XL 2 )
081 128 6668 (Telkomsel)
085 7298 22222 ( Indosat )